VIDEO PILIHAN JANUARI 2012

Cari Artikel Lain

Sunday, March 6, 2011

58 [QS:] Al Mujaadilah (Wanita Yang Mengajukan Gugatan)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik1vUwcitApe6iFPgsiaIzVjKNTCWvdM8vQySYhrggMs7xPnkwz6D4UF7f6J507f8H-c8anWtvyYmBTh8RMx8XTErxOKPubcQUkF73Q2DSCeveiLmr_8LuM63Zy08FEtGxy5-_3Rf0d34/s400/Mujahid.jpg
MUQADDIMAH
Surah Al Mujaadilah terdiri atas 22 ayat, termasuk golongan surah Madaniyyah, diturunkan sesudah surah Al Munaafiquun. Surat ini dinamai dengan "Al Mujaadilah" (wanita yang mengajukan gugatan) kerana pada awal surat ini .
[1]
Sesungguhnya Allah telah mendengar (dan memperkenan) aduan perempuan yang bersoal jawab denganmu (wahai Muhammad) mengenai suaminya, sambil ia berdoa merayu kepada Allah (mengenai perkara yang menyusahkannya), sedang Allah sedia mendengar perbincangan kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat.
[2]
Orang-orang yang “ziharkan” isterinya dari kalangan kamu (adalah orang-orang yang bersalah, kerana) isteri-isteri mereka bukanlah ibu-ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah perempuan-perempuan yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka (dengan melakukan yang demikian) memperkatakan suatu perkara yang mungkar dan dusta. Dan (ingatlah), sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun.
[3]
Dan orang-orang yang “ziharkan” isterinya, kemudian mereka berbalik dari apa yang mereka ucapkan (bahawa isterinya itu haram kepadanya), maka hendaklah (suami itu) memerdekakan seorang hamba sebelum mereka berdua (suami isteri) bercampur. Dengan hukum yang demikian, kamu diberi pengajaran (supaya jangan mendekati perkara yang mungkar itu). Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam PengetahuanNya akan apa yang kamu lakukan.
[4]
Kemudian, sesiapa yang tidak dapat (memerdekakan hamba), maka hendaklah ia berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum mereka (suami isteri) itu bercampur. Akhirnya sesiapa yang tidak sanggup berpuasa, maka hendaklah ia memberi makan enam puluh orang miskin. Ditetapkan hukum itu untuk membuktikan iman kamu kepada Allah dan RasulNya (dengan mematuhi perintahNya serta menjauhi adat Jahiliyah). Dan itulah batas-batas hukum Allah; dan bagi orang-orang yang kafir disediakan azab seksa yang tidak terperi sakitnya.


Disebutkan bantahan seorang perempuan, menurut riwayat bernama Khaulah binti Tsa'labah terhadap sikap suaminya yang telah menzhiharnya. Hal ini diadukan kepada Rasulullah s.a.w. dan ia menuntut supaya beliau memberikan keputusan yang adil dalam persoalan itu. Dinamai juga "Al Mujaadalah" yang berarti "perbantahan".
Pokok-pokok isinya:
I. Hukum: Hukum zhihar dan sangsi-sangsi bagi orang yang melakukannya bila ia menarik kembali perkataannya; larangan menjadikan musuh Allah sebagai teman.
2. Dan lain-lain: Menjaga adab sopan santun dalam suatu majlis pertemuan; adab sopan santun terhadap Rasulullah s.a.w.

PENUTUP
Surah ini menerangkan tentang zhihar dan hukumnya, larangan mengambil orang kafir sebagai teman akrab serta beberapa hal yang berhubungan dengan adab sopan santun.
HUBUNGAN SURAH AL MUJAADILAH DENGAN SURAH AL HASYR.
1. Pada akhir surah Al Mujaadilah Allah menyatakan bahwa agama Allah akan menang, yaitu pengusiran Bani Nadhir dari Madinah.
2. Dalam surah Al Mujaadilah Allah menyebutkan bahawa orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya akan mendapat kebinasaan, sedang pada surat Al Hasyr Allah menyebutkan bahwa orang-orang yang menentang Allah Allah dan Rasul-Nya akan mendapat azab yang sangat pedih.
3. Dalam surah Al Mujaadilah Allah menyebutkan hal-hal orang-orang munafik dan orang-orang Yahudi dan bagaimana mereka bantu membantu dalam memusuhi kaum muslim, sedang dalam surah Al Hasyr disebutkan kekalahan yang menimpa mereka dan persatuan mereka tidak dapat menolong mereka sedikitpun.



Saturday, February 26, 2011

57 [QS:] Al Hadiid (Besi)



P/s: Surat favorite saya, meremang-remang bulu roma baca terjemahan tafsirnya.banyak rahsia yang terkandung di dalamnya.
Iqra' :)

MUQADDIMAH
Surah Al Hadiid terdiri atas 29 ayat, termasuk golongan surah-surah Madaniyyah, diturunkan sesudah surah Az Zalzalah. Dinamai "Al Hadiid" (Besi), diambil dari perkataan "Al Hadiid" yang terdapat pada ayat 25 surat ini.
[25]
Demi sesungguhnya! Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti dan mukjizat yang jelas nyata, dan Kami telah menurunkan bersama-sama mereka Kitab Suci dan keterangan yang menjadi neraca keadilan, supaya manusia dapat menjalankan keadilan dan kami telah menciptakan besi dengan keadaannya mengandungi kekuatan yang handal serta berbagai faedah lagi bagi manusia. (Dijadikan besi dengan keadaan yang demikian, supaya manusia menggunakan faedah-faedah itu dalam kehidupan mereka sehari-hari) dan supaya ternyata pengetahuan Allah tentang orang yang (menggunakan kekuatan handalnya itu untuk) menegak dan mempertahankan ugama Allah serta menolong Rasul-rasulNya, padahal balasan baiknya tidak kelihatan (kepadanya); sesungguhnya Allah Maha Kuat, lagi Maha Kuasa.


Pokok-pokok isinya:
I. Keimanan: Hanya kepada Allah kembali semua urusan; beberapa sifat Allah dan beberapa Asmaa-ul Husna serta pernyataan kekuasaan Allah di langit dan di bumi.
2. Hukum-hukum: Perintah menafkahkan harta.
3. Dan lain-lain:. Keadaan orang-orang munafik di hari kiamat; hakikat kehidupan dunia dan kehidupan akhirat; tujuan penciptaan besi; tujuan diutusnya para rasul; kehidupan kerahiban dalam agama Nasrani bukan berasal dari ajaran Nabi Isa a.s.; celaan kepada orang-orang bakhil dan orang yang menyuruh orang-orang lain berbuat bakhil.

PENUTUP
Surah Al Hadiid pada umumnya menerangkan hal-hal yang berhubungan dengan anjuran bernafkah dan membelanjakan harta di jalan Allah. Dan juga menerangkan bahwa Allah mengutus para nabi dengan membawa agama untuk kebahagiaan hidup manusia di samping itu menciptakan besi yang bermanfaat bagi manusia dalam kehidupannya dan untuk mempertahankan agama yang dibawa oleh rasul-rasul itu.
HUBUNGAN SURAH AL HADIID DENGAN SURAH AL MUJAADILAH.
1. Pada surah Al Hadiid disebutkan beberapa Al Asmaa-ul Husna, di antaranya ialah 'Al Bathin" dan "mengetahui segala sesuatu", sedang pada surah Al Mujaadilah disebutkan bahwa Allah mengetahui pembicaraan-pembicaraan yang dirahasiakan.
2. Pada akhir surah Al Hadiid disebutkan bahwa Allah mempunyai karunia-Nya kepada wanita, yaitu dengan menghilangkan hal-hal yang merugikan pihak wanita pada hukum zhihar yang berlaku di kalangan Arab Jahiliyah.



Thursday, February 24, 2011

56 [QS:] Al Waqiah (Hari Kiamat)




MUQADDIMAH
Surah Al Waaqi'ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Thaa Haa. Dinamai dengan "Al Waaqi'ah" (Hari Kiamat), diambil dari perkataan "Al Waaqi'ah" yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pokok-pokok isinya :
I. Keimanan : Huru-hara di waktu terjadinya hari kiamat; manusia di waktu hisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan; bantahan Allah terhadap keingkaran orang-orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab; Al Quran berasal dari Lauhul Mahfuuzh.
2. Dan lain-lain : Gambaran tentang syurga dan neraka.

PENUTUP
Surah Al Waaqi'ah menerangkan tentang keadaan hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mu'min dan orang-orang kafir. Kemudian diterangkan penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit. HUBUNGAN SURAH AL WAAQI'AH DENGAN SURAH AL HADIID.
1. Surah Al Waaqi'ah diakhiri dengan perintah bertasbih dengan menyebut nama Tuhan, Maha Pencipta lagi Maha Pemelihara, sedang pada permulaan surah Al Hadiid disebutkan bahawa apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah.
2. Dalam surat Al Waaqi'ah disebut orang-orang yang bersegera (As- Saabiquun), sedang pada surat Al Hadiid diterangkan kemana orang-orang itu harus bersegera.
3. Sama-sama menerangkan kekuasaan Allah.



Tuesday, February 22, 2011

55 [QS:] Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah)


MUQADDIMAH
Surah Ar Rahmaan terdiri atas 78 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyyah, diturunkan sesudah surah Ar Ra'du. Dinamai "Ar Rahmaan" (Yang Maha Pemurah), diambil dari perkataan "Ar Rahmaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
[1]
(Tuhan) Yang Maha Pemurah serta melimpah-limpah rahmatNya.
[2]
Dia lah yang telah mengajarkan Al-Quran.
[3]
Dia lah yang telah menciptakan manusia; -
[4]
Dia lah yang telah membolehkan manusia (bertutur) memberi dan menerima kenyataan.
[5]
Matahari dan bulan beredar dengan peraturan dan hitungan yang tertentu;
[6]
Dan tumbuh-tumbuhan yang melata serta pohon-pohon kayu-kayan, masing-masing tunduk menurut peraturanNya.
[7]
Dan langit dijadikannya (bumbung) tinggi, serta Ia mengadakan undang-undang dan peraturan neraca keadilan,
[8]
Supaya kamu tidak melampaui batas dalam menjalankan keadilan;


Ar Rahmaan adalah salah satu dari nama-nama Allah. Sebahgian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah s.w.t. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Pokok-pokok isinya:
I. Keimanan : Allah mengajar manusia pandai berbicara; pohon- pohonan dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Allah; Allah selalu dalam kesibukan; seluruh alam merupakan nikmat Allah terhadap ummat manusia; manusia diciptakan dari tanah dan jin dari api.
2. Hukum-hukum : Kewajiban mengukur, menakar, menimbang dengan adil.
3. Dan Lain-lain : Manusia dan jin tidak dapat melepaskan diri dari kekuasaan Allah s.w.t. banyak dari ummat manusia yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan; nubuwat tentang hal-hal yang akan terjadi dan hal-hal itu benar- benar terjadi seperti tentang terusan Sues dan Panama.

PENUTUP
Surah Ar Rahmaan menyebutkan bermacam-macam ni'mat Allah yang telah dilimpahkan kepada hamba-hamban-Nya yaitu dengan menciptakan alam dengan segala yang ada padanya. Kemudian diterangkan pembalasan di akhirat, keadaan penghuni neraka dan keadaan penghuni syurga yang dijanjikan Allah kepada orang yang bertakwa. Hubungan surah Ar Rahmaan dengan surah Al Waaqi'ah.
1. Kedua surah ini sama-sama menerangkan keadaan di akhirat dan keadaan di syurga dan di neraka.
2. Dalam surah Ar Rahmaan diterangkan azab yang ditimpakan kepada orang-orang yang berdosa dan ni'mat yang diterima orang-orang yang bertakwa;dijelaskan bahawa ada dua macam syurga yang disediakan bagi orang-orang mu'min. Pada surat Al Waaqi'ah diterangkan pembagian manusia di akhirat pada tiga golongan, yaitu golongan kiri, golongan kanan dan golongan orang-orang yang lebih dahulu beriman dan diterangkan pula bagaimana nasib masing-masing golongan itu.


54 [QS:] Al Qamar (Bulan)



MUQADDIMAH
Surah Al Qamar terdiri atas 55 ayat, termasuk golongan surah- surah Makkiyyah, diturunkan sesudah surah Ath Thaariq. Nama "Al Qamar" (bulan) diambil dari perkataan "Al Qamar" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
[1]
Telah hampir saat (kedatangan hari kiamat) dan terbelahlah bulan.

Pada ayat ini diterangkan tentang terbelahnya bulan sebagai mu'jizat Nabi Muhammad s.a.w. Pokok-pokok isinya : I. Keimanan : Pemberitaan bahawa datangnya hari kiamat sudah dekat, semua yang ada pada alam adalah dengan ketetapan Allah; kehendak Allah pasti berlaku; tiap-tiap pekerjaan manusia dicatat oleh malaikat.
2. Kisah-kisah : Kisah kaum yang mendustakan rasul-rasul di masa dahulu, seperti kaum Nuh, 'Aad, Tsamud dan Fir'aun.
3. Dan lain-lain : Orang-orang kafir dikumpulkan di akhirat dalam keadaan hina dan akan menerima balasan yang setimpal; celaan terhadap orang-orang yang tidak memperhatikan ayat- ayat Al Quraan.

PENUTUP
Surah Al Qamar mengandung hal-hal yang berhubungan dengan janji dan ancaman Allah, keadaan umat-umat dahulu yang mendustakan rasul-rasul mereka agar menjadi pelajaran bagi umat-umat yang datang kemudian, ancaman kepada orang-orang kafir bahwa mereka akan diazab pada hari kiamat dan balasan diterima oleh orang-orang yang takwa di akhirat nanti. Hubungan surah Al Qamar dengan surah Ar Rahmaan.
1. Surah Al Qamar menerangkan keadaan orang-orang kafir di neraka dan keadaan orang-orang mu'min di syurga secara garis besarnya, sedang surah Ar Rahmaan menerangkan secara agak luas.
2. Surat Al Qamar menyebutkan azab yang ditimpakan kepada umat-umat dahulu yang mendurhakai nabi-nabi mereka, sedang surah Ar Rahmaan menyebutkan ni'mat Allah yang telah dilimpahkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukurinya.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar anda dihargai :)

SILA PERHATIKAN DAN FAHAMI VIDEO INI . Mudah-mudahan membuka minda dan hati kita. InsyaAllah


Video di bawah adalah syarahan Almarhum Sheikh Ahmed Deedat, semoga Allah memberkati segala usahanya. Peringatan mengenai Al-Quran ini sangat penting dan perlu diketahui oleh setiap muslim di seluruh dunia.




SAMBUNGANNYA DISINI : KLIK